Selasa, 15 November 2011

Menyelamatkan Data Pada Hardisk yang Rusak

Banyak pengguna komputer kebingungan saat komputer Rusak apalagi jika yang rusak ada pada hardisk, lalu yang menjadi pertanyaan Bagaimana cara menyelamatkan data pada hardisk yang rusak ?. Kita harus melihat tingkat kerusakan pada hardisk tersebut ringan apa berat, karena hardisk yang error tidak berarti rusak dan salah satu cirri hardisk yang rusak misalnya :
Cara menyelamatkan data pada hardisk yang rusak dan ciri-ciri hardisk yang rusak :
  • Hardisk yang rusak bisanya tidak terbaca atau terditeksi di komputer
  • Hardisk bisa terditeksi di bios tapi tidak bisa diinstal, setiap kita melakukan install selalu ada pesan error atau data file windows tidak mau terkopi, kasus seperti ini bisa jadi cd windowsnya yang rusak atau hardisk nya badsector. Jadi jangan putus asa dulu
  • Hardisk tidak terbaca dan berbau hangus 90% bisa rusak, untuk kasus yang ini bisa jadi kerusakan terletak pada motherboard Hardisknya. Cara mengatasi hal ini anda harus mencari HD rusak untuk di ambil motherbornya berbeda kapasitas tidak masalah asal sama mereknya, untuk beli HD rusak spt ini biasanya ditukang rongsokan banyak dijual kiloan
  • Hardisk yang tidak bisa di instal masih bisa diselamatkan dengan mudah dengan cara memasukkan HD tersebut ke komputer yang masih bagus dan memback up data didalamnya, jika hd sudah terlanjur diformat gunakan software backup data recovery lihat disini

Kesimpulannya ciri umum hardisk rusak adalah tidak terditeksi di bios, hal ini ada 2 kemungkinan hardisk rusak atau kabel hardisk yang rusak. Kemudian hardisk yang rusak tidak bisa diinstal dan setiap kita melakukan instal selalu gagal. Alternative yang bisa anda lakukan adalah Jika sebelumnya anda menginstal pada directory C:, sekarang buatlah partisi pada hardisk menjadi beberapa bagian misalnya C:, D:, E:, kemudian jalankan prosesnya instalasi pada D: , jika pada C: system terbaca UNKNOWN (rusak).

Nah cara seperti ini dimaksudkan untuk melewati bagian-bagian HD yang rusak/badsektor. Proses seperti ini sama dengan mengistal 2 program berbeda pada 1 Hardisk misalnya Win XP dan win 2000.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
;